Dalam Alkitab, Matius 13:3-23, Markus 4:1-20, dan Lukas 8:4-15, Tuhan Yesus pernah bercerita/memberi perumpamaan tentang seorang penabur, kepada murid-muridnya dan semua orang yang ada disaat itu.. Matius 13:2-9
(2) maka datanglah orang banyak berbondong-bondong lalu mengerumuni Dia (Tuhan Yesus Kristus), sehingga ia naik ke prahu dan duduk di situ, sedangkan orang banyak semuanya berdiri dipantai
(3) Dan Ia mengucapkan banyak hal dalam perumpamaan kepada mereka kata-nya: "Adalah seorang penabur keluar untuk menabur keluar untuk menabur.
(4) Pada waktu itu ia menabur, sebagian benih jatuh dipinggir jalan, lalu datanglah burung dan memakannya sampai habis
(5) Sebagian jatuh ditanah yang berbatu-batu yang tidak banyak tanahnya, lalu benih itu pun segera tumbuh karena tanah tipis (6) Tetapi sesudah matahari terbit, layulah ia dan menjadi kering karena tidak terbakar.
(7) Sebagian lagi jatuh ditengah semak duri, lalu makin besarlah semak itu dan menghempitnya sampai mati.
(8) dan Sebagian jatuh ditanah yang baik lalu berbuah: ada yang seratus kali lipat, ada yang enampuluh kali lipat.
dan pada ayat pada ke 9, Tuhan Yesus Berpesan kepada kita semua..
(9) Siapa yang bertelinga, hendaklah ia mendengar!"
Penjelasan :
Yesus sendiri yang menjelaskan tentang perumpamaan ini kepada murid-muridNya saja. Penabur yang menaburkan benih adalah orang yang menaburkan Firman Tuhan. Benih yang jatuh ke tanah adalah "firman tentang Kerajaan Sorga" yang masuk ke hati manusia. Setiap jenis tanah melambangkan jenis hati yang berbeda-beda:
• di tanah yang berbatu-batu melambangkan hati orang yang mendengar firman tersebut dan menerimanya, namun ia tidak tahan pencobaan, dan apabila datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, orang itupun segera murtad.
• di tengah semak duri melambangkan hati orang yang mendengar firman tersebut tetapi terbuai oleh hal-hal duniawi (kekuatiran dunia ini, tipu daya kekayaan, kenikmatan hidup) menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.
• di tanah yang baik melambangkan hati orang yang mendengar firman tersebut dan mengerti (Injil Matius) atau menyambut (Injil Markus) firman tersebut dan menyimpannya dalam hati (Injil Lukas), dang mengeluarkan buah. (Buah dalam perupamaan-perumpamaan Yesus melambangkan hasil dari kematangan dan kedewasaan spiritual.
(Refrensi Penjelasan: http://id.wikipedia.org/wiki/Perumpamaan_seorang_penabur)
---------------------------------------------------------------
dari cerita/perumpamaan Tuhan Yesus, ada banyak hal-hal yang aku alami dalam belakangan ini adalah semua hal-hal yang baru dan sedikit repot, berantakan di dalam alam pikiran.. *tidak ada komentar* soal itu..
tapi dari sedikit membaca firman Tuhan dalam Alkitab tentang Perumpamaan tentang seorang penabur membuat aku seditik lega.. sedikit tau apa yang aku jalani dan proses apa yang terjadi sekarang..
Penabur ialah kita, dan benih ialah iman kita.. keperacayaan kita terhadap ia.. disaat kita menjalani proses kehidupan ini.. Buah ialah hasil dari apa yang kita buat dan yang sudah kita lakukan dalam kehidupan kita ini..
Pada ayat ke 9 dalam Kitab Matius 13:1-23, Tuhan Yesus berpesan buat kita.. ia berkata: Siapa Bertelinga , hendaklah ia mendengar!" disini aku berbikir Tuhan Yesus ingin memberitahu bahwa iman kepercayaan kita tarhadapnya harus kita jaga jangan pernah sampai kita bimbang karena kedaan lingkungan yang kita hadapi tiap hari.. Selalu Ada Alkitab dihadapan kita, ia mau kita membuka dan membacanya dan menempatkan ia dihati kita masing-masing.. di tiap kehidupan kita..
Terakhir dalam ayat 16 -17 dalam kitab Matius 13:1-23, Tuhan Yesus berkata: (16) Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan mendengar (17) sebab aku berkata kepadamu: sesunguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengan tetapi tidak mendengarnya.
Aku.. merasa apa yang aku jalani.. dalam hidup ini.. adalah pembelajaran.. buat aku lebih dekat lagi terhadapnya.. Aku tidak sendiri.. ada dia bersama dalam langkah kehidupanku.. dengan tulisanku hari ini setidaknya aku lega.. membuat aku bisa merasakan sedikit apa yang aku alami.. dan tau apa proses yang terjadi saat ini.. dan tau apa yang harus aku jalani.. perjuangkan... dan lakukan.. kedepan..
Terima kasih Yesus..





